Home » » Nasib GTT Semakin Malang

Nasib GTT Semakin Malang

MOKI, Nasib guru tidak tetap (GTT) yang gajinya di bawah upah minumum regional (UMR) akan bertambah malang, karena penghasilannya tersebut akan berkurang dengan adanya pembatasan kegiatan.

"Gaji guru tidak tetap nanti akan terpotong pendapatannya. Sekarang ada pembatasan kegiatan yakni lima kegiatan," kata Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Fajar Adi Pamungkas, saat ditanya soal penyaluran dana BOS tahun 2011, di Semarang, Selasa.

Setiap kegiatan, tambah Fajar, hanya diupah Rp50 ribu. Oleh karena itu, guru tidak tetap diperkirakan hanya mengantongi Rp250 ribu dari lima kegiatan dan Rp250 ribu dari tunjangan operasional.

"Berkurangnya pendapatan guru tidak tetap ini, dikhawatirkan akan menjadi persoalan seperti muncul aksi demonstrasi dan sebagainya," katanya.

Fajar menambahkan terkait dengan hal tersebut, Komisi D DPRD Kota Semarang belum memiliki solusi karena tidak dapat mengalokasikan anggaran dalam APBD 2011, karena sudah disetujui.

"Jika kita mau memberikan subsidi, tidak mungkin karena tidak ada alokasi dalam APBD Kota Semarang 2011," katanya.

Terkait dengan dana bantuan operasional sekolah (BOS), Komisi D DPRD Kota Semarang akan mendatangi sekolah-sekolah untuk mengawasi penyaluran dana yang sekarang disalurkan melalui APBD.

"Kita akan mendatangi sekolah-sekolah salah satunya untuk mengetahui sistem hingga kendala yang mungkin dihadapi," katanya.

Fajar mengatakan penyaluran dana BOS yang berbeda dengan tahun sebelumnya tersebut harus gencar dilakukan sosialisasi terkait petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya.

"Oleh karena itu, kami akan berkoordinasi langsung dengan sekolah terkait salah satunya untuk mengetahui pengelolaan dan pelaporan anggaran," katanya. m

Sumber : antarajateng.com
Share this article :

Post a Comment

 
Support : HOME | KARIR | REDAKSI
Copyright © 2011. KabarInvestigasi - All Rights Reserved
Published by KabarInvestigasi
Proudly powered by KRISTIANTO