Home » » Reza Ferdian (JZ 01 MVV) Ketua Rapi Sabang Terpilih

Reza Ferdian (JZ 01 MVV) Ketua Rapi Sabang Terpilih

MOKI,  Sabang-Radio Antar Penduduk Indonesia (Rapi) 01 02 Kota Sabang yang telah berakhir masa kepengurusanya ditahun ini melaksanakan pemilihan Ketua dan Pengurus baru priode 2011 s/d 2014, dari penjaringan yang dialukan 3 (tiga) orang kandidat yang maju Reza Ferdian (JZ 01 MVV), Ridwan (JZ 01 MPD) dan Reza Putra Kurnia (JZ 01 MBR), acara di buka oleh Kabag Humas mewakili Walikota Sabang 30/04 di Gedung Dekranas Kota Sabang.

Pemilihan Ketua Rapi priode 2011-2014 yang dilaksanakan di gedung Dekranas Kota Sabang berjalan sangat lancar, dari 3 orang yang telah diajukan ke pimpinan sidang Nazarullah maka secara  aklamasi Reza Ferdian dengan mutlak memenangkannya dengan perolehan suara 10 dari 13 oarang yang memilih mewakili anggota Rapi 240 orang, turut hadir dalam acara Rapi wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Pidie, Aceh Tamiang, Aceh Utara dan Perwakilan Rapi wilayah 06 daerah Tangerang Banten (JZ 30 BLS).

Walikota Sabang Munawar Liza Zainal dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabag Humas Pemko Sabang mengatakan, kontribusi Rapi terhadap daerah sangat baik, namun koordinasi kepada pihak Pemerintah Daerah pada akhir-akhir ini semakin menurun, diharapkan setelah terpilihnya ketua dan kepengurusan yang baru kerja sama dapat lebih ditingkatkan,  dan Rapi dapat kembali melakukan kerja seperti awalnya Rapi ada di Kota Sabang, ujarnya.

Pimpinan Sidang Nazarullah (JZ 01MBL) ketika ditemui Kabarinvestigasi mengatakan, agenda Sidang paripuna pertama adalah membaca tatib dilanjutkan paripurna ke dua rapat komisi komisi dan LPJ ketua lama, ternyata pada saat LPJ ketua lama hanya dapat diterima dengan catatan, adapun catatan tersebut akan dibicarakan lebih lanjut oleh pengurus baru.

Ditambahkan,  penjaringan calon ketua yang dilakukan menghasilkan 3 orang kandidat yang telah mengandung unsur dari utusan pengurus lokal dan utusan Pengurus wilayah, dan dari hasil perolehan suara secara mutlak Reza Ferdian menang dengan perolehan suara 10, Reza Putra Kurnia 2 suara dan Ridwan memperoleh 1 suara. Yang mewakili 240 orang suara anggota Rapi adalah utusan daerah lokal Sukakarya 3 orang, daerah lokal Sukajaya 3 Orang, Pengurus wilayah dan Penasehat wilayah serta ketua domisioner 7 orang, ujar Nazar.  

Reza Ferdian ketika diwawancarai kabarinvestigasi mengatakan, jadwal pelantikan yang seharusnya dilakukan malam hari oleh Panitia Pemilihan Ketua Rapi dibatalkan disebabkan factor cuaca yang kurang mengizinkan sehingga rapat Pemilihan Ketua dan penyusunan pengurus baru oleh Tim Formatur dapat selesai dengan cepat, oleh karena itu acara Pelantikan dipercepat dilaksanakan sore itu juga sekitar pukul 17.15. oleh Ketua Rapi Aceh T. Feriansyah (JZ 01 BC), ujar Reza.

Dikatakannya, sebagai langkah awal kepemimpinannya maka pengurus baru yang terpilih akan melakukan pembenahan Internal dan Eksternal, dan yang paling diutamakan adalah pembenahan Internal, mengapa ?, karena banyak permasalahan-permasalahan yang terjadi di Internal sehingga saat kita akan mengarah kepada pembenahan Eksternal akan terjadi kendala apabila dari dalam sendiri kinerjanya belum kita perbaiki, sebut Reza.

Yang dimaksud kegiatan Internal antara lain seperti, membantu kegiatan Pemerintah Daerah, Bencana didaerah baik didarat maupun dilaut dan membantu kegiatan masyarakat terutama bantuan komunikasi yang bersifat Emergency, jadi program kedepan memperbaiki Internal Rapi, terang Reza.

Dilanjutkan, hubungan kerjasama dengan kabupaten/ kota lainnya yang berada di Aceh selama ini hanya dilakukan melalui komunikasi jaringan Radio, kegiatan komunikasi tersebut hampir setiap hari dilakukan baik secara person maupun secara organisasi sebagai langkah menukar informasi keadaan masing-masing daerah.

Kerjasama Rapi 0102 Sabang dengan daerah Rapi Lokal yang menjadi ujung tombak pergerakan kegiatan Rapi Kota sering dilakukan dan agar mempermudah pekerjaan memantau kejadian yang terjadi di masyarakat maka wilayah kerja Rapi Kota Sabang terdiri dari dua bagian yaitu Rapi lokal (01) Kecamatan Sukajaya dan Rapi lokal (02) kecamatan Sukakarya. Sebagai langkah kerja sama yang telah dilakukan ke masyarakat, pengurus Rapi lokal Sukajaya yang di ketuai Nazarullah telah melakukan kegiatan Bhakti Sosial di Gampong Jaboi, sebut Reza.

Ditegaskan, apabila terjadi pelanggaran dari anggota Rapi terhadap kode etik Rapi dan dengan melakukan pelanggaran mengganggu jalur komunikasi Dinas Pemerintah Daerah, Vertikal Maupun Polri dan TNI maupun jalur komunikasi swasta yang resmi akan ditindak sesuai aturan pasalnya, Pemerintah telah membentuk sebuah Badan untuk memantau dan memonitor kegiatan jaringan penyalah guanaan komunikasi frekwensi radio yaitu Balmon, namun demikian Rapi tetap membantu kegiatan Balmon dalam menertipkan pelanggaran-pelanggaran komunikasi radio. 

Sesuai dengan kewenangan yang ada pada Rapi untuk setiap pelanggaran Komunikasi Radio yang dilakukan oleh anggota sendiri maka yang hanya dapat kami lakukan adalah membina dan menegur anggota tersebut dan bila telah terlalu banyak kesalahan yang dilakukannya, selaku pengurus yang mengemban amanah dari anggota maka akan dilakukan peng-nonaktifkannya sesuai dengan AD - ART Rapi, tegas Reza.

Harapan Reza, Rapi hendaknya menjadi ujung tombak pemerintah disetiap kegiatan di masyarakat terutama bila terjadi musibah-musibah dan hal-hal lain yang menyangkut control sosial di  masyarakat, melakukan kerja sama serta koordinasi dengan organisasi kemasyarakatan lainnya dan tidak tertutup kemungkinan bila terjadi suatu musibah yang besar Rapi akan terjun juga mengefakuasi korban dan bukan hanya sebagai komunikasi, jelas Reza.

Diterangkan, keanggotan Rapi Sabang hingga sekarang ini mencapai 240 orang dan diantaranya ada yang telah Ekspayer atau izin nya telah mati namun status keanggotannya masih aktif, diharapkan kepada anggota tersebut segera mengurus izin yang diperlukannya. Mengenai syarat paling utama personal menjadi keanggotaan baru adalah mempunyai Radio dan dapat mengoperasikannya, bila dia seorang PNS, TNI dan POLRI maka syarat administrasi seperti SKCK ditiadakan, foto copi KTP, berdomisili diwilayah setempat dan dikenakan biaya keanggotaan selama lima tahun, paparnya.

Mengenai Pemilu Kada Rapi siap membantu kerjasamanya, namun pihak KPU hingga sekarang ini belum memutuskannya pasalnya KPU tidak mempunyai dana untuk kerjasama tersebut, padahal di Kapupaten/Kota lainnya yang ada di Aceh kerja sama tersebut pada Pemilukada yang lalu ada dilakukan, jadi kita hanya menunggu keputusan dari KPU Sabang, ujar Reza.    

Pada kesempatan yang sama Kabarinvestigasi mewawancarai tamu yang hadir utusan dari kabupaen Pidie selaku Ketua Wilayah Kabupaten Pidie Rajali Akmad Yusuf (JZ 01 PAC) mengatakan, utusan kabupaten pidie Pidie 8 orang anggota melakukan kunjungan dalam rangka silaturahmi dengan sabang 0102 yang melakukan pemilihan ketua baru, kerja sama yang dilakukan selama ini membantu sesame rekan dalam komunikasi. Seperti bencana yang terjadi baru-baru ini banjir bandang di Tangse Kabupaten Pidie, Rapi wilayah Pidie  dari tanggal 11 maret sd 2 april memberikan bantuan komunikasi dengan personil 31 orang, Rapi Aceh Tamiang 9 orang, Rapi Meulaboh 40 oarang, Rapi Banda Aceh 16 orang, Rapi Bener Meriah 2 orang, Rap[I Aceh Tenggara 1 orang dan Rapi Bireun 10 orang, kata Rajali. Tiopan. AP/ Nazar (Carep)
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : HOME | KARIR | REDAKSI
Copyright © 2011. KabarInvestigasi - All Rights Reserved
Published by KabarInvestigasi
Proudly powered by KRISTIANTO