Home » » Bandar Narkoba Di Aceh Besar Telah Terindentifikasi

Bandar Narkoba Di Aceh Besar Telah Terindentifikasi

MOKI, Aceh Besar-Sudah menjadi rahasia umum dalam dunia Narkotika, bahwa anak bawang yang senantiasa menjadi santapan hukum, diintansi  berwajib, demikian paradigma yang publik dan pemberitaan diberbagai media masa dan konsumsi publik diwarung kopi.

Tidak diketahui secara pasti , mengapa hal ini kerap terjadi di ranah penegak hukum Republik Indonesia, bukankah manusia ini sama dimata hukum..?

Itulah realita yang harus diterima oleh insan-insan budak narkoba, meski hanya sekali hisap, namun wajib mendekam dijeraji besi hingga bertahun-tahun.

Nah, bila ditelaah lebih dalam, sesungguhnya tiada perbuatan yang tidak di bekengi oleh orang –orang tertentu, yang merasa lebih dari orang lain, terutama lebih dalam bidang kebejatan, keuangan dan premanisme, Intinya insan-insan rendah agama.

Tapi  itu dulu, sedangkan akhir-akhir ini kepolisian Resor (polres) Aceh Besar, dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, telah berhasil membongkar identitas otak  jaringan Nakoba  di Wilayah Hukumnya, dengan status 95 persen dugaan merekalah dalang  dari peredaran dan pemakaian Narkotika diberbagai ranah  selama ini  dalam Kabupaten Aceh Besar maupun luar Daerah Aceh.

“ada 5 orang otak pelaku Narkoba yang telah kita kantongi identitasnya,  95 persen positif mereka otak mafia Narkoba di wilayah ini,” kata Kapolres Aceh Besar, AKBP Sigit Kusmarjoko melalui Kasat Res Narkobanya, Ipda. Andi Cakra, kepada media ini Jumat (27/7) di Mapolres Aceh Besar di Kota Jantho.

Katanya, ini merupakan hasil perkembangan dari sejumlah pelaku yang telah berhasil diringkus selama ini oleh pihak Kepolisian Resor Aceh Besar, dalam kurun waktu 7 bulan terakhir.

Sedikitnya 18 Kasus Narkotika yang berhasil di Bongkar oleh pihak Jajaran Porles Aceh Besar dalam 7 bulan terakhir , dengan jumlah pelaku yang berhasil di tangkap sebanyak 20 orang.

Yang terdiri dari 18 Kasus 10 Kasus diantaranya  berbarang bukti Ganja dengan jumlah total  1,216 ton dan 8 kasus lainya berbarang bukti  Sabu-Sabu dengan jumlah keseluruhannya sebanyak 13 paket dengan berat Netto 1,5 gram.Demikian rinci Kapolres  Sigit Kusmarjoko.

Tunggu Tanggal Mainnya

Peredaran Narkotika diKabupaten Aceh Besar, patut dikhawatirkan, sebab telah merambah keranah remaja, terutama narkoba jenis ganja, begitu juga halnya jenis sabu-sabu, bila kondisi ini terus dibiarkan dan kurang mendapat perhatian serius dari semua pihak, tidak tertutup kemungkinan generasi Kabupaten Aceh Besar dimasa yang akan datang akan terancam lahirnya pos-pos mafia handal di belahan Aceh.

Pasalnya dari 18 Kasus yang kini telah dan sedang ditangani Polres Aceh Besar, dominan pelaku adalah dari kalangan remaja dan anak-anak. Bahkan satu diantaranya merupakan remaja masih dibawah umur.

Oleh sebab itu, rantai jaringannya harus segera di up donwkan, guna mengantipasi tumbuhnya cukong-cukong narkoba yang baru.

Terkait dengan komitmen ini, Kapolres Aceh Besar, optimis akan meringkus otak-otak narkoba tersebut,hanya saja waktunya yang belum tepat, ” Tunggu tanggal mainnya,” Ujar KapolresAceh Besar, saat dikonfirmasi wartawan Media ini pekan lalu. (Dahlan)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : HOME | KARIR | REDAKSI
Copyright © 2011. KabarInvestigasi - All Rights Reserved
Published by KabarInvestigasi
Proudly powered by KRISTIANTO