Warga Desa Pulau Cawan Dilatih UNRI cara Mengolah Ikan Jadi Produk Bernilai Tinggi

BERITA LAIN:

Mandah,kabarinvestigasi.com. Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah menjadi desa binaan Universitas Negeri Riau untuk dilakukan berbagai macam pembinaan, setelah sukses dengan pembinaan mangrove yang ada disana kali ini tim dari Fakultas Perikanan mengadakan pelatihan pemberdayaan masyarakat melalui alih teknologi pembuatan makanan berbahan baku konsentrat protein ikan, Ahad (19/8).
                     
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Perikanan dan Kelautan me nyambut baik dengan adanya pembinaan berupa pelatihan yang dilakukan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri. 

"Kami dari Dinas Perikanan  Inhil tentu menyambut baik atas program dari Fakultas Perikanan dan Kelautan  Universitas Riau  yang mengambil salah satu desa binaan itu ialah Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah," kata Kadis Perikanan dan Kelautan H Mukhtar T. 

Program ini dinilai Mukhtar sangat bagus sekali dengan mengajarkan kepada ibu-ibu untuk mengolah ikan menjadi berbagai macam bahan makanan yang bernilai ekonomi tinggi, tentu saja ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama bagi para nelayan. 

"Jadi Bapak-bapak ke laut dan ibu-ibunya bisa mengolah hasil laut yang didapat menjadi berbagai macam jenis makanan yang memiliki protein ikan tinggi," ujar Mukhtar. 


Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Bintal Amin,  M. Sc  Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan UNRI mengatakan, kegiatan yang diadakan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian terhadap masyarakat, Desa Pulau Cawan merupakan desa binaan Unri. 

"Kami Dari Fakultas Perikanan & Kelautan Universitas Riau,  melihat Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah ini mempunyai potensi baik sekali di bidang Perikanan," ungkap Bintal Amin. 

Maka dijelaskan Bintal Amin, kegiatan-kegiatan yang ada di Desa Pulau Cawan khususkan bidang perikanan terutama masalah manggrove tahun pertama sudah lakukan, dimana menjaga manggrove di desa Pulau Cawan supaya nelayan-nelayan yang ada di sini tidak terpengaruh dengan produksi perikanan yang sekarang ini dimana-dimana terjadi. 

"Jadi dengan adanya konservasi manggrove itu,  maka produksi perikanan Kabupaten Inhil di Desa Pulau Cawan kecamatan mandah terjamin kedepannya. Dengan produksi meningkat nanti, produk-produk yang ada bisa diolah menjadi beberapa produk protein tinggi yang berbahan dasar dari ikan itu yang kita lakukan pada hari ini, " jelasnya. 

Jadi dengan penyuluhan pengabdian kepada masyarakat kali ini,  pihaknya dikatakan, Bintal Amin lebih menfokuskan kepada ikan-ikan, mungkin nanti produksinya melimpah, harganya akan turun sehingga  diberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana bisa mengolah produk-produk ikan menjadi produk-produk menjadi bakso dan jajanan masyarakat. 

"Kita tau Desa Pulau Cawan dekat dengan pantai solop, jadi bisa masyarakat bisa memproduksi dan sehingga menjadi oleh-oleh wisatawan yang datang ke desa Pulau cawan ini dan kita akan tulis juga oleh-oleh ciri khas pulau cawan dan ini akan memperkenalkan lebih Desa Pulau Cawan kepada masyarakat luar ini yang kita inginkan, " urainya. 

Sehingga pengembangan pulau cawan sebagai daerah wisata bisa akan tercapai salah satunya dengan upaya yang dilakukan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri dengan memberikan pembinaan. 

Kepala Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah Said Khairul Hanafiah menyambut baik kegiatan yang diadakan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri.  memang dikatakan Kades, potensi perikanan disini cukup banyak tapi belum berkembang, ikan banyak dan pengembangannya belum ada. 

"Mudahan adanya pelatihan hendaknya masyarakat memeperhatikan ini dan ada produk Desa Pulau Cawan bisa dijual ke Tembilahan,  Pekanbaru dan bisa ke luar negeri," harapnya. 

Pembinaan masyarakat yang diadakan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri di hadiri juga Drs. H. Mukthar. T,  MH
Kepala Dinas Perikanan  Inhil, Prof. Dr. Ir. Bintal Amin,  M. Sc Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri, Prof.  Dr. Ir.  Dewinta Bukhari,M.Sc, Prof. Dr. Almasdi Syahza,  SE. MP, Said Khairul Hanafiah, Kades Pulau Cawan & Syahrul Badrin,SH. (adv)

Tembilahan.kabarinvestigasi.co.id.Universitas Riau melalui program pengabdian masyarakat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui alih teknologi pembuatan makanan berbahan baku konsentrat Protein Ikan Di Pulau Cawan. Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Perikanan Pemkab Inhil kepada redaksi gagasanriau.com
  Kegiatan yang digelar 18-19 agustus ini dihadiri oleh Dekan Perikanan dan Kelautan Universitas Riau Prof. Dr. Ir. Bintal Amin,  M. Sc, Prof.  Dr. Ir.  Dewinta Bukhari,M.Sc, Prof. Dr. Almasdi Syahza,  SE. MP, Said Khairul Hanafiah Kades Pulau Cawan.
 “Kami dari Fakultas Perikanan & Kelautan Universitas Riau,  Kegiatan ini merupakan kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat , Salah satu Desa Binaan, Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah ini mempunyai potensi baik sekali di bidang Perikanan Beberapa program di Desa Pulau Cawan Khususkan bidang perikanan terutama masalah manggrove tahun pertama sudah lakukan, dimana menjaga manggrove di desa pulau cawan supaya nelayan-nelayan yang ada di sini tidak terpengaruh dengan produksi perikanan yang sekarang ini dimana-dimana terjadi, jadi dengan adanya konservasi manggrove itu,  maka produksi perikanan kabupaten Inhil di desa pulau cawan kecamatan mandah terjamin kedepannya,”Ucap Prof Bintal Amin
Ditambahkannya, dengan produksi meningkat nanti, produk-produk yang ada bisa diolah menjadi beberapa produk protein tinggi yang berbahan dasar dari ikan itu yang kita lakukan pada hari ini
Jadi dengan penyuluhan pengabdian kepada masyarakat kali ini,  kita lebih menfokuskan kepada ikan-ikan, mungkin nanti produksinya melimpah, harganya akan turun sehingga kita memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana bisa mengolah produk-produk ikan menjadi produk-produk menjadi bakso dan jajanan masyarakat
Ditegaskannya, desa pulau cawan dekat dengan pantai solop, artinya masyarakat bisa memproduksi produk yang nantinya jadi  ikon oleh wisatawan yang datang ke desa Pulau cawan ini dan kita akan tulis juga oleh-oleh ciri khas pulau cawan dan ini akan memperkenalkan lebih desa pulau cawan kepada masyarakat luar ini yang kita inginkan
Sehingga pengembangan pulau cawan sebagai daerah wisata bisa akan tercapai ini yang kita lakukan pada hari ini. Sambutan masyarakat pertama kami datang dulu , sangat menunjukan etikad yang baik sekali, dari masyarakat nelayan yang berkembang
Oleh karena itu juga kita ingin masyarakat desa pulau cawan bisa juga mengembangkan dirinya sendiri dengan kegiatan pembinaan ini dan salah satu desa binaan yang kita lakukan dan desa-desa lainnya pembinaan berdasarkan apa yang mereka punya di kawasan itu
Kalau di desa pulau cawan kelihatannya manggrove dan Perikanan tangkap itu kita akan bina masyarakat nya dan bagaimana mengembangkan dirinya Kita ingin membantu masyarakat disini menjaga manggrove

 “Kami pemerintah desa pulau cawan kecamatan mandah sangat-sangat menyambut baik dengan adanya program ini .Memang ini sudah tahun ke-2 sudah dilakukan oleh Univeraitas Riau. Kami menyambut baik,  Salah Desa Kecamatan mandah Binaan  uversitas riau,  memang potensi cukup banyak tapi belum berkembang, ikan banyak dan pengembangan nya belum ada. Mudahan ada nya pelatihan hendaknya masyarakat memeperhatikan ini dan ada Prodak desa pulau cawan bisa ke tembilahan,  pekan baru dan bisa luar negeri, menambah ilmu masyarkat kami di desa pulau cawan,”Ucap Said Khairul Hanafiah kepala Desa Pulau Cawan.
Pada kesempatan berbeda Kadis Perikanan Pemkab Inhil sangat apresiasi atas program kegiatan ini, karena menambah wawasan nelayan tempatan sehingga bisa meningkatkan ekonomi sehari-hari warga.
  “Kami dari Dinas Perikanan Kab. Inhil tentu menyambut baik atas program dari Fakultas Perikanan dan Kelautan  universitas riau yang mengambil salah satu desa binaan itu ialah Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah. Program nya bagus sekali mengajarkan kepada ibu-ibu untuk bagaimana cara mengolah ikan akan bernilai ekonomis dan bermanfaat, suami ke laut dan istrinya bisa mengolah, sehingga bisa menambah in come keluarga,”Ucap  Drs. H. Mukthar. T,  MH Kepala Dinas Perikanan Pemkab Inhil
  Ditambahkan Mukhtar, Pemkab Inhil tengah giat dan gokus menjaga sumber daya ikan ini, jangan sampai meracun,  tuba dll dan kita bersama-sama menjaga,  membangun kesadaran masyarakat jauh lebih penting  dan rasa memiliki dan menyelamatkan sumber daya ikan itu sendiri. (adv)