Pemerintah Natuna Perlu Pengembangan Semarung Island, Distinasi Wisata Tersembunyi di Natuna

BERITA LAIN:

Natuna. kabarinvestigasi.com. - Kabupaten Natuna adalah salah satu kabupaten yang memiliki ratusan pulau tidak berpenghuni. Dengan luas wilayah 264.198,37 km2. Natuna hanya memiliki luas daratan 2.001,30 km2, selebihnya adalah lautan yaitu sekitar 262.197,07 km2. 

Dengan demikian, potensi kabupaten Natuna selain migas, perikanan yang harus di kelola adalah dari segi pariwisata. 

Bayangkan saja  kabupaten ini terdapat 154 pulau, dengan 27 pulau (17,53 persen) yang berpenghuni dan sebagian besar pulau (127 buah) tidak berpenghuni.

Pulau Senoa, Pantai Selahang (Tanjung), Batu Kasah, Pantai Sisi, Alif Stone, ini adalah Distinasi wisata yang sering di kunjungi wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri. Padahal masih banyak Distinasi Wisata di Natuna  yang indah dan alami terselubung di negeri rantau bertuah ini.

Salah satu Distinasi wisata yang masih alami Di Natuna yaitu Semarung Island.  Pulau yang memilik Luas -+ 8 km ini berada di wilayah desa mekar jaya kecamatan bunguran barat.

Menurut Kades Mekar Jaya Muhamad Isa, Semarung Island merupakan Pulau kecil tidak berpenghuni memiliki pemandangan yang indah. Selain itu berbagi jenis hewan laut seperti Kepiting, Siput dan berbagai jenis ikan masih mudah untuk ditemukan di sepanjang pesisir pantai.

"Tidak perlu waktu lama untuk  mencapai Semarung Island, cukup tujuh menit mengunakan Speed boat dari pelabuhan rakyat desa mekar jaya kecamatan Bunguran Barat," jelasnya.

Sebelum sampai ke pulau, pemandangan  pohon mangrove di sepanjang sungai yang di lewati membuat setiap  pengunjung merasa  damai. 

Welcome to semarung island, inilah yang akan kita lihat saat tiba di pulau cantik ini. Pemandangan alam yang masih asri dan berderetan tempat duduk terbuat dari kayu dibawah rerimbunan pepohonan menjadi tempat istirahat yang damai.

Sampai di Semarung Island tidak sempurna rasanya jika tidak mencapai puncaknya. Jalan setapak di tepian batu yang di buat secara gotong royong oleh  KIM, Karang Taruna dan PokDarwis serta masyarakat Desa Mekar Jaya sangat berarti bagi setiap pengunjung yang ingin mencapai puncak Semarung Island.

Jika sudah tiba di puncaknya, maka Pulau Sedanau, Pulau Tiga dan pulau-kecil tampak jelas. Selain itu hamparan lautan luas dan  berjejer pulau-pulau menyejukkan mata memandang.

Berbagai pohon kayu yang hidup di Semarung island menjadi ciri khas tersendiri di pulau ini. Salah satunya Kayu Pelawan, jenis kayu ini sudah sulit untuk detemui. Namun  di Semarung Island kita dengan mudah menemuinya.
"Berbagai jenis kayu termasuk Kayu Pelawan masih banyak tumbuh di semarung," ucap salah seorang pengunjung.

Pulau Semarung ini yang manariknya adalah selain pemandangan yang indah, di pantainya juga masih mudah di dapati kepiting ranjungan dan siput serta berbagai jenis ikan. 

Pemandangan Indah, Tranfortasi lumayan bagus, namun masih banyak yang perlu dibenahi supaya Semarung Island ini menjadi tempat wisata yang di minati wisatawan lokal dan mancanegara. Salah satunya akses jalan menuju puncak Semarung perlu dibangun dengan tidak merusak bebatuan, kemudian perlu dibangun gazebo serta infrastruktur pendukung lainnya.

"Untuk transfortasi sudah ada speed boat dan kapal motor.  Jadi untuk tarif nya belum bisa di pastikan. Menurut saya dengan waktu tempuh 7 sampai 8 menit, mungkin nanti akan kita tetapkan sebesar Rp. 10.000 PP," ucap Isa.

"Harapannya supaya pemerintah melalui dinas terkait mendukung kami dalam mengembangkan temapat wisata Semarung island  ini. Supaya nanti Semarung Island menjadi salah satu Distinasi wisata kabupaten natuna pilihan Turis," pintanya. (red)