Di SMPN 4 Tembilahan Hulu Inhil Siswa/i “Dipungut Dana Kisaran Ratusan Ribu Rupiah setiap Bulan”

BERITA LAIN:

Tembilahan.kabarinvestigasi.com.  di Tempat terbuka persisnya di tembok bagian luar gedung SMPN 4 Tembilahan Hulu kabupaten Inhil Provinsi Riau tulisan bebas pungutan sangat jelas dengan huruf balok. Namun, tulisan itu terkesan hanya sekedar hiasan tembok. Realitanya di SMPN 4 Tembilahan Hulu ada pungutan untuk siswa/i mulai dari kelas satu sampai kelas 3.
“ Sejak anak saya masuk di sekolah SMPN 4 Tembilahan Hulu sudah dipungut uang sebesar Rp 2000 setiap minggu saat itu masih kelas satu. Dikelas 2 masih ada pungutan sebesar Rp 2000 setiap minggunya dan kelas 3 sekarang ini masih ada pungutan sebesar Rp 3000 sampai Rp 5000 setiap minggunya”, ujar Tario orang tua salah seorang siswa di SMPN 4 Tembilahan Hulu mengungkapkan kepada investigasi di tempat kediamannya belum lama ini.
Tario yang juga ketua Rt di Desa Pekan kamis dengan tegas mengatakan, sangat heran dengan kebijakan di SMPN 4 Tembilahan Hulu yang membebani orang tua siswa/i denga pungutan setiap minggu itu. Sementara dana BOS untuk keperluan sekolah sudah diberikan pemerintah. Lalu dana BOS yang diterima untuk apa digunakan, ujarnya dengan nada bertanya.
Tario mengharpkan kepada Dinas pendidikan kabupaten Inhil sebagai instansi yang membidangi pendidikan agar lebih tegas mengambil tindaka kepada pihak sekolah SMPN 4 Tembilahan yang yang sudah membebani orang tua siswa dengan pungutan setiap minggunya. “ Kepala Dinas pendidikan diminta mengambil tindakan tegas dan diminta pihak sekolah yang menyimpan pungutan dari siswa/i agar mengembalikannya kembali kepada siswa uang yang sudah dipungut, karena untuk keperluan sekolah sudah ada dana BOS dari pemerintah”, ujar Tario denga tegas,. Seraya mengatakan, pungutan yang dilakukan di SMPN 4 Tembilahan Hulu tidak ada dasar hukum yang berpotensi terlibat hukum karena diduga sudah terjadi pungutan liar, ujarnya menambahkan.
Misal, siswa/i SMPN 4 Tembilahan Hulu sebanyak 80 siswa. Jika dikalikan atau dirata-ratakan sebesar Rp 2000 setiap minggu x 88 siswa x 4 kali dalam sebulan bisa mencapai ratusan ribu rupiah setiap bulan pihak SMPN 4 tembilahan hulu memungut dana dari siswa/i SMPN 4 Tembilahan Hulu. (Rp 2000x80x4 kali dalam satu bulan=Rp 640.000 jika dalam satu tahun= Rp 640.000 x 12= Rp 7.680.000 jika dalam tiga tahun bisa mencapai 7.680.000 x 3 tahun= Rp 23.040.000. untuk apa digunakan uang pungutan dari siswa/i yang mencapai puluhan juta terbut.
Kabid SMP Disnas Pendidikan kabupaten Inhil Provinsi Riau kepada investigasi rabu (3/10/2018) diruangkerjanya mengatakan, pungutan kepada siswa/i disekolah tidak diperbolehkan apalagi untuk keperluan sekolah karena dana BOS sudah ada. “Pungutan di sekolah tidak diperbolehkan, jika ada pungutan itu adalah pungutan liar”, ujar M nasir dengan tegas.
Bendara SMPN 4 Tembilahan Hulu Afni Wahyuni saat dikonfirmasi jumat (5/10/2018) dengan mengirimkan pesan singkat ke ponselnya bernomor 081365903xxx belum menjawab. Juga kepala Sekolah SMPN 4 Tembilahan Hulu Judi Prasetya saat dikonfimrasi Jumat (5/10/2018) dengan mengirmkan pesan singkat ke ponselnya bernomor 081268345xxx juga belum menjawab. Padahal keterangan dari Afni Wahyuni selaku bendahar dan Judi Prasetya selaku kepala Sekolah SMPN 4 Tembilahan Hulu sangat penting sebagai perimbangan penulisan berita sesuai dengan UU tetang pers No 40 tahun 1999 dan sesuai dengan kodetik jurnalis. (red)