Kasus UU ITE, Oyong Maldini dan Yan Bona Dilimpahkan ke Kejaksaan Inhil

BERITA LAIN:

Tembilahan.kabarinvestigasi.com. Kepolisian Polres Indragiri Hilir (Inhil) limpahkan berkas perkara tersangka Fahruddin Alias Oyonk Maldini Bin H Mukhtar Rasidi dan Yan Bona alias Yan Bin Mukhtar ke Kejaksaan Inhil. Penyerahan kedua tersangka beserta barang bukti dilakukan oleh Penyidik Polres Inhil, Rabu (17/10/2018).

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra dalam penyampaiannya di Mapolres Inhil Jalan Gadjah Mada Tembilahan, hasil penyidikan berkas perkara Oyonk Maldini telah dinyatakan lengkap berdasarkan surat P21 kejaksaan Inhil dengan Nomor B- 1775/N.4.15/Euh.1/10/2018 Tanggal 17 Oktober 2018.

Sedangkan untuk berkas perkara Yan Bona alias Iyan Bin Mukhtar berdasarkan surat P21 Kejaksaan Inhil dengan Nomor  B- 1774/N.4.15/Euh.1/10/2018 Tanggal 17 Oktober 2018.

Untuk tahapan kasus tindak pidana ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) terhadap kedua tersangka dijelaskan Kapolres diawali pada tanggal 9 Juli 2018 dengan diterimanya surat pengaduan dari PA 212.

Kemudian penyidik dari Polres Inhil melakukan penyelidikan selama 43 hari, terhitung sejak tanggal 9 Juli 2018 – 20 Agustus 2018.

Selanjutnya pada tanggal 21 Agustus 2018, penyidik Sat Reskrim Polres Inhil menerbitkan surat perintah penyidikan yang kemudian diikuti dengan surat penetapan tersangka pada tanggal 31 Agustus 2018 atas nama Fahrudin Als Oyonk Maldini Bin H Mukhtar Rasidi. 

Tersangka kemudian ditahan di Rutan Polres Inhil sejak tanggal 1 – 20 September 2018, dan selanjutnya dilakukan perpanjangan penahanan dari tanggal 21 September 2018 – 30 Oktober 2018.

Tanggal 12 September 2018, Penyidik Sat Reskrim Polres Inhil juga telah menerbitkan surat penetapan tersangka kepada Yan Bona Als Iyan Bin Mukhtar. Lalu ditahan di Mapolres Inhil sejak tanggal 13 September 2018 hingga 2 Oktober 2018 dan kemudian diperpanjang sejak tanggal 3 Oktober 2018 hingga 11 November 2018.

Tanggal 14 September 2018 Penyidik mengirimkan berkas perkara tersangka Fahrudin ke Kejaksaan Inhil untuk diteliti. Sedangkan berkas perkara tersangka Yan Bona dikirimkan pada tanggal 18 September 2018.

“Hari ini, Rabu, 17 Oktober 2018, kedua berkas perkara sudah dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Inhil dan hari ini juga akan kita limpahkan ke Kejaksaan," tutup Kapolres.(hrc)